Jumat, 23 November 2018

Babinsa dan Babinkamtibmas Kompak Hadiri Hajatan Warga di Wilayah Binaan




Batang - Babinsa Koramil 10/Batang Sertu Hartono bersama Babinkamtibmas Polsek Batang menghadiri undangan sekaligus melaksanakan pengamanan hiburan musik.dangdut di rumah Bapak Sunoto (46) Dukuh Kebanyon RT 09/04,Kelurahan Kasepuhan,Kecamatan Batang Kabupaten Batang, kamis malam (22/11/18)

Kehadiran Babinsa Kelurahan Kasepuhan bersama Bhabinkamtibmas merupakan bentuk sinergitas TNI/Polri yang kompak dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat diwilayah binaan.

Ratusan undangan menghadiri hiburan musik dangdut Bonek dari kota Pekalongan,warga begitu antusias menyaksikan acara ini sampai selesai dengan aman dan tertib,acara ini diselenggarakan dalam rangka tasyakuran pernikahan anak bapak Sunoto.(pen-0736)

Melalui Komsos, Tarjui akan mendapat Kaki Palsu

Batang - Tarjui (47)  Rt 06/01 Desa Lawangaji Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang mengalami disabilitas cacat patah kaki saat masih muda waktu bekerja di pabrik, sudah puluhan tahun Tarjui memaki tongkat untuk berjalan dan beraktivitas, dengan keterbatasanya Tarjui tetap semangat untuk mencukupi kebutuhan keluarganya, walaupun tenaganya tidak seperti layaknya orang yang masih normal. 

Kebahagiaan dan rasa senang terpancar dari wajah Tarjui setelah Babinsa Koramil 12/Tulis Kodim 0736 Batang Serda Gusman memberitahukan dan akan bekerja keras membantu Tarjui untuk mendapatkan kaki palsu dan gratis, Jumat (23/11/18).

Tarjui yang tinggal di Lawangaji ini mengatakan, sudah puluhan tahun menggunakan tongkat saat mengalami musibah kecelakaan saat bekerja dan kakinya harus di amputasi. 

Namun ketika di datangi Babinsa memberikan informasi ada pemberian kaki palsu secara gratis diapun dengan penuh semangat dan berharap secepatnya bantuan kaki palsu itu terealisasi agar dapat beraktifitas seperti biasanya.

"Saya sudah tahunan pakai tongkat setelah sebelah kaki saya diamputasi akibat musibah yang menimpa saya saat bekerja, tapi setelah hadirnya Babinsa (Serda Gusman) yang akan membantu dan bekerja keras untuk mendapatkan kaki palsu secara gratis, saya akan meninggalkan tongkat yang sudah tahunan saya pakai, dan tentunya akan lebih bersemangat lagi untuk beraktifitas membantu kebutuhan keluarga. Dengan kaki palsu tentu akan lebih praktis saat beraktivitas," ujarnya.

Saat bersamaan Serda Gusman mengatakan, pihaknya akan terus bekerja keras dan membantu warga binaanya yang mengalami kesulitan seperti halnya yang di alamai Tarjui.

"Kami akan terus bekerja keras dan berupaya membantu orang - orang yang memerlukan bantuan, sehingga keberadaan kami akan bermanfaat bagi orang banyak, hal ini juga tak lepas berkat kerja sama dengan elemen - elemen terkait," ujar Gusman.

Peran aktif Babinsa saat di kewilayahan akan memberikan dampak positif bagi warga, dengan aktifnya babinsa melalui Komunikasi Sosial akan mengerti keluhan dan kesulitan warga sehingga dapat cepat membantu dan menyelesaikan kesulitan - kesulitan warga tersebut. (Pen-0736)

Kamis, 22 November 2018

Puluhan ibu ibu datangi Puskesmas Tersono untuk dukung program KB

Batang - Metode Kontrasepsi Jangka Panjang atau yang biasa disingkat MKJP ternyata merupakan metode yang banyak dipilih oleh kaum hawa dalam mengikuti program Keluarga Berencana, 25 akseptor terlihat hadir di Puskesmas Tersono bukan untuk berobat akan tetapi untuk ikut KB yang digelar oleh Koramil 06/Tersono Kodim 0736/Batang bekerjasama dengan PLKB Kecamatan Tersono, pada Kamis (22/11/18).

Peltu Arifin Bati Tuud Koramil Tersono yang mewakili Danramil, pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pelayanan MKJP tersebut dalam rangka hari Juang Kartika tahun 2018 dengan harapan apa yang dilakukan oleh TNI sesuai apa yang diharapkan oleh warga masyarakat.

"Pelayanan MKJP kali ini, kita selenggarakan atas sesuai perintah pimpinan dalam rangka hari Juang Kartika tahun 2018" jelasnya.

Selain itu juga dijelaskan oleh Arifin bahwa dengan digelarnya pelayanan MKJP tersebut sebagian diantara kita akan merasa terbantu, karena kita juga pernah mendengar bahwa faktor penyebab pasangan usia produktif tidak ikut KB juga karena faktor keterbatasan biaya.

Seperti yang disampaikan oleh salah satu akseptor, Masruroh (25 ) warga Desa Rejosari Timur Kecamatan Tersono bahwa dirinya mengikuti program MKJP dengan IUD tersebut untuk menghemat biaya dan dirasa tidak ada efek samping, karena apabila dengan yang bukan MKJP contohnya dengan Pil KB harus selalu mengeluarkan biaya tiap bulannya juga akan berpengaruh terhadap kesehatan karena sifatnya hormonal.

Terlihat hadir dalam penyuluhan dan pelayanan MKJP tersebut anggota Koramil 06/Tersono, Koordinator PLKB Kecamatan Tersono Judi beserta petugas PLKB serta para Bidan dan kader KB dari desa desa se Kecamatan Tersono.(Pen-0736)

Babinsa hadiri Selamatan di Rumah Warga Binaan


   


Batang -  Sebagai Anggota Koramil 08/Wonotunggal yang bertugas sebagai Babinsa di Desa Dringu Kecamatan Wonotunggal, memenuhi undangan warga dalam acara Selamatan 100 hari meninggalnya Warga binaan, yang merupakan langkah proaktif Babinsa, kamis (22/11/2018).

Babinsa Koramil 08/Wonotunggal Serda Rumhadi  mengatakan, memenuhi undangan dari warga merupakan kewajiban dalam menghadiri, karena termasuk di wilayah binaan, alasannya lagi apa lagi ini undangan selamatan 100 hari meninggalnya Almarhum bapak Muksin dulunya sebagai tokoh Agama.

Tuan Rumah bapak Bronto menjelaskan, sudah biasa dah harus dilakukan sebagai warga untuk menghadirkan Babinsanya guna mempererat tali silaturahmi, ternyata memenuhi Undangan ditengah tugas kesibukannya.

” Iya saya senang karena walau sibuk, Babinsa dapat menghadiri undangan, selain itu sudah menjadi kewajiban seorang Babinsa untuk lebih dekat lagi dengan warganya, dengan cara seperti inilah saya untuk mendekatkan kepada warga binaan", pungkasnya.(Pen-0736)

Babinsa Koramil 08/Wonotunggal Ikuti Rapat Koordinasi Pencanangan Keluarga Berencana


   


Batang- Wonoitunggal Babinsa Koramil 08/Wonotunggal Kodim 0736/ Batang, Sersan Mayor Wani mengikuti rapat koordinasi (Rakoor) Pencanangan Keluarga Berencana di Balai Desa Wonotunggal, Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang. Kamis,(22/11/2019).

Rapat Koordinasi ini diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Wonotunggal yang ikut dihadiri, diantaranyanya, Kepala Desa Wonotunggal Ahmad Rohani beserta perangkatnya, BPK, Tokoh Masyarakat dan Pihak terkait lainnya yang ada di Desa Wonotunggal

Menurut Babinsa Sersan Mayor Wani yang sejauh ini masih dipercayakan oleh atasan sebagai Babinsa Wani, menjelaskan, rapat koordinasi bertujuan untuk membahas tentang kesiapan pemerintah Desa dalam menghadapi Pencananangan  Keluarga berencana (Pencanangan Kampung KB) dan Kebersihan Desa yang rencananya akan ditinjau langsung oleh Bupati Batang bapak H Wihaji.

"Sebelum dilakukan peninjauan, Pemerintahan Desa Wonotunggal terlebih dahulu menggelar rapat koordinasi, hal ini semata mata demi suksesnya kegiatan pencanangan Kampung KB di Desa Wonotunggal," jelas Babinsa. (Pen-0736)

Kedekatan Tentara Warungasem Dengan Kaum Milenial.



BATANG  -  Kedekatan anggota Koramil 11/Warungasem Kodim 0736/Batang  dengan masyarakat sekitar tidak perlu diragukan lagi,Koramil selalu merangkul segenap komponen masyarakat tak terkecuali kaum milenial di wilayah tersebut. 

Seperti yang terlihat,dua orang pemuda Arif (25) dan Riyan (23) Warga Desa Banjiran Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang begitu akrab dengan anggota Koramil,mereka tanpa sungkan  bercengkerama dengan penuh kekeluargaan dengan beberapa anggota Koramil di kantor, sambil menikmati manisnya buah mangga dan teh hangat. Kamis(22/11/2018).

Riyan yang rumahnya dekat kantor Koramil Warungasem itu memang sering bermain di Kantor Koramil sembari menemani dan membantu anggota yang sedang melaksanakan piket.
"Pagi hari saya bantu orang tua jualan dipasar,setelah itu main dikantor Koramil,kita sudah akrab seperti saudara karena bapak-bapak TNI di sini baik-baik,"ungkap Riyan.  

Hal itu memang Sesuai dengan perintah Komandan Koramil,Kapten inf Hari Santoso untuk dekat dengan rakyat, karena sistem pertahanan yang dianut Bangsa Indonesia adalah sistem pertahanan rakyat semesta dimana jika negara dalam bahaya maka tugas TNI mempertahankan. 

"Jika TNI tidak mampu menangkal maka rakyat diajak bersama sama untuk mempertahankan negeri ini.  Untuk itu agar rakyat siap  digerakkan sewaktu–waktu bila negara dalam bahaya maka tugas prajurit mempersiapkan semuanya,"ungkap Danramil. 

Kapten Hari juga mengatakan bahwa persiapan ini dilakukan pada saat seperti sekarang ini dimana negara masih dalam keadaan aman.Banyak hal yang bisa dilakukan seorang prajurit untuk bisa dekat dengan masyarakat seperti sering anjangsana, kerja bakti bersama, membuat agenda atau kegiatan kemasyarakatan bersama–sama. Hal itu untuk memudahkan prajurit dalam mendapatkan informasi dari masyarakat tentang wilayah. 

"Kita sebagai aparat Teritorial harus mengerti tugas sebagai aparat kewilayahan yang merupakan sistem pertahanan indonesia yang memamakai sistem Defensif aktif. Untuk anggota perbanyak kegiatan di lapangan agar masyarakat terbiasa dengan TNI dan merupakan sarana mendekatkan dengan masyarakat,"tambahnya. (Pendim0736).

Bamin Komsos Hadir Pada Upacara Peringatan HGN Dan PGRI





Batang - Bintara administrasi ( Bamin ) Komunikasi sosial ( Komsos ) Koramil 05/Reban Kodim 0736/Batang, Serka Afriyanto mewakili Danramil  menghadiri upacara peringatan Hari Guru Nasional ( HGN ) dan PGRI yang ke 73 Tahun 2018 se Kecamatan Reban di lapangan sepak bola Kecamatan Reban Kabupaten Batang,Rabu ( 21/11/18 ).

Pada peringatan HUT HGN dan PGRI yang ke 73 dengan tema "Wujudkan guru sebagai penggerak perubahan menuju indonesia cerdas berkarakter dalam revolusi industri" itu dihadiri oleh Kepala PGRI Kabupaten Batang yang diwakili Drs.Minangsih, Kepala PGRI cabang Reban Sapardi, Danramil Reban yang diwakili  Bamin Komsos Koramil Reban Serka Afriyanto,Sekcam Reban Prayitno,Kapolsek Reban yang diwakili Bripka Heri, dan 300 guru dari berbagai sekolah di Kecamatan Reban.

Dalam sambutannya Kepala PGRI Kabupaten Batang yang diwakili oleh Minangsih menyampaikan, "Di Usianya yang ke 73 ini diharapkan bisa menjadi momentum guru untuk melakukan evaluasi terhadap persoalan yang dihadapi guru dan dunia pendidikan. seperti mutu pendidikan, profesionalisme guru serta perlindungan guru di seluruh wilayah Indonesia",jelasnya.

"Selain itu juga diharapkan mampu meningkatkan semangat anggota dan menggugah pihak lain untuk berperan maksimal dalam memuliakan guru dan meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia,serta mampu mencerdesakan anak didiknya yang berkarakter dalam revolusi industri. Dan jadikan PGRI sebagai organisasi profesi guru yang kuat dan bermartabat",pungkasnya.(Pen-0736)

Bangkitkan Semangat Patriotisme, Forkopimda Batang Bagikan 14.500 Bendera Merah Putih

  Batang - Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke-78, Pemerintah Daerah Kab. Batang membagikan bendera merah putih secara simbolis ...