Minggu, 22 Maret 2020

Bupati Batang Pimpin Patroli Gugus Tugas Antisipasi Covid-19


Batang- Bupati Batang Wihaji memimpin patroli kontrol gugus tugas pencegahan covid-19 dari kebijakan meliburkan sekolah dan pelarangan kerumunan massa.

Patroli dibagi menjadi empat tim yang akan berkeliling ke 15 kecamatan, yang melibatkan Satpol PP, Kepolisian Polres Batang, TNI Kodim 0736 Batang, Forkopimda serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

"Patroli kontrol kebijakan yang sudah kita tentukan bahwa tidak boleh ada kerumunan massa yang tidak penting," kata Bupati Batang Wihaji usai memberikan arahan ke petugas gugus tugas di Halaman Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (18/3/2020).

Bagi masyarakat yang ke pasar belanja secepatnya segera pulang ke rumah, anak sekolah yang diliburkan jangan ada yang nongkrong di warnet atau area hotspot Wifi publik. "Tempat wisata kita tutup, kalau masih buka petugas kontrol gugus tugas Pencegahan harus menutupnya," jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Batang juga sudah perintahkan kepada semua biro-biro perjalanan wisata dan sekolah-sekolah yang melakukan kegiatan wisata kita larang sementara.

"Ini untuk kepentingan bersama, kita lagi diuji solidaritasnya, memang secara ekonomi kita merugi tapi saya lebih berpihak pada keselamatan manusia," terangnya.

Sebelum menjalankan tugas, semua petugas tak terkecuali Bupati dan Wakil Bupati Batang serta  Forkopimda di cek suhu badan dan kesehatannya.

"Kalau memang petugas  suhu badannya lebih dari 38 derajat atau mengalami batuk pilek, tidak diberkenankan ikut dan harus istirahat dirumah," katanya.

Sementara ditemui secara terpisah Camat Wonotunggal Himawan mengatakan, untuk saat ini di daerah Kecamatan Wonotunggal belum ada yang terindikasi Covid-19.

“Saat ini kita sudah melakukan pemantauan terhadap Tenaga Kerja Asing yang pulang ke Batang. Kalau memang ada indikasi yang mengarah pada gejala Covid-19, akan langsung dikunjungi dan diamati sebagai orang dalam pantauan.” tuturnya.

Oleh karena itu, ada tugas masing-masing Forkopimda untuk mengawasi libur sekolah, dengan monitoring di tempat wisata, dan kerumuman-kerumumunan kita bubarkan dulu, agar masa inkubasi dimanfaatkan dengan benar.

Selasa, 17 Maret 2020

Kejaksaan Negeri Batang Musnahkan Barang Bukti Narkotika dan Obat Obatan Terlarang 

Batang - Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang memusnahkan barang bukti dari 76 dalam kasus Narkoba dan obat - obatan terlarang di halaman depan Kantor Kejaksaan Negeri Batang JL. jenderal Soedirman no.413 Kasepuhan Batang. Selasa ( 17/3/20 ).

Pemusnahan barang bukti narkotika dan obat obatan terlarang oleh Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Batang, Eka  Rose dilakukan dengan cara di bakar ini merupakan salah satu bentuk pemberantasan narkoba yang dilakukan oleh semua pihak, baik Polisi, BNN dan Kejaksaan.


Pemusnahan juga diisaksikan oleh Dandim 0736/Batang diwakili Kasdim Mayor Inf. Raji, Kapolres Batang diwakili Kasatreskrim AKP Budi Santoso, BNN diwakili Ibu Vida serta dari Dinkes Kabupaten Batang.

Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Batang Eka Rose, " mengatakan pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana umum telah memperoleh hukum tetap atau inkrah. 

Lanjutya pemusnahan ini merupakan hasil sitaan selama satu tahun terakhir yakni dari Januari 2019 hingga Februari 2020,"jelasnya.

Dikatakannya, dari 76 perkara tersebut yang paling mendominasi yakni kasus obat dari apotik yang sudah kadaluarsa.

Adapun rincian barang bukti di antaranya, Sabu sebanyak 18,5 gram, Ganja sebanyak 717,47 gram, obat-obatan sebanyak 21.626 butir.( Pen - 0736 )

Kaposkes Klinik Pratama -36 Kodim 0736/Batang Bantu Satgas TMMD Pekalongan



Pekalongan – Ada pemandangan yang berbeda jika datang ke Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, saat ini. Banyak pernak pernik berbau TNI dan warna merah-putih, tampak mulai pintu masuk sampai dengan perkampungan.

Termasuk di kantor desanya sendiri, selain ada Posko TMMD Reguler 107 Kodim 0710 Pekalongan, juga ada Pos Kesehatan (Poskes) Satgas TMMD Reguler namanya.

Dibenarkan Kepala Desa setempat, Hamka Nurul Huda (46), bahwa keberadaan Posko dan Poskes Satgas TMMD tersebut, menggunakan ruangan di balai desa.

“Keberadaan Posko TMMD untuk memudahkan koordinasi antara pihak kami dengan TNI yang sedang melaksanakan pembangunan di desa. Sementara Poskes juga untuk melayani masyarakat setempat,” jelasnya, Selasa (17/3/2020).

Sementara disampaikan Ketua Poskes Satgas TMMD Reguler, Pelda Asmuni yang merupakan penduduk asli Pantirejo, dan berdinas sebagai Kaposkes Kodim 0736 Batang/Klinik Pratama-36 Kodim Batang, bahwa dirinya ditugaskan satuannya, tergabung dalam Satgas TMMD Reguler Kodim 0710 Pekalongan.

“Saya ditugaskan oleh satuan saya yaitu Kodim 0736 Batang untuk memperkuat Satgas TMMD Reguler Pekalongan. Ini juga karena kebetulan saya putra daerah dan asli warga Pantirejo,” ucapnya.

Ditambahkannya, bersama dengan Serka Muklasin, mereka juga akan melayani keluhan ringan masyarakat setempat selain mengcover kesehatan Satgas TMMD itu sendiri.(Pen-0736)

Wujud Kepedulian, Anggota Kodim 0736/Batang Melayat Ke Rumah Duka Orang Tua Serma Mufhlihin

Batang - Bentuk rasa belasungkawa dari  seluruh anggota Kodim 0736/Batang kepada orang tua Serka Muflikhin ( Dansi Ang ), Almarhum Sugimin Fausan Bin Abdul Wahab ( 70 th ). Meninggal hari Minggu tanggal 15 Maret 2020 pada pukul 16.40 wib. Beberapa perwakilan anggota melayat ke rumah duka di Ndoro Pekalongan. Senin ( 16/3/20 ).

Disampaikan oleh Dandim 0736/Batang Letkol Kav Henry R.J. Napitupulu melalui Kapten Inf Gito “ Kami dari jajaran Kodim 0736/Batang atas nama Kodim Batang ,anggota serta Persit KCK Cab XXIV mengucapkan turut berduka cita serta berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada Keluarga yang di tinggalkan", tuturnya.

" Semoga diampuni segala dosanya dan meninggal dalam keadaan khusnul khotimah, semoga Almarhum ditempatkan disisiNya dan kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kekuatan dan ketabahan dari Tuhan Yang Maha Esa, dalam menerima musibah ini serta ikhlas melepas kepergian Almarhum". Terang Kapten Inf Gito.

Ini merupakan bentuk solidaritas antara sesama rekan anggota Kodim Batang, atas meninggalnya Bapak Sugimin Fausan Bin Abdul Wahab. Yang mana bapak Sugimin adalah orang tua dari Serka Muflikhin anggota Kodim Batang. 

Karangan bunga yang merupakan bentuk rasa belasungkawa dari Komandan Kodim Batang pun berdiri tersandar di depan tembok pagar kediaman Almarhum, guna memperkokoh tali silaturahmi demi terciptanya kemanunggalan TNI dan Rakyat, anggota Kodim Batang bersama- sama dengan ikhlas melayat ke rumah duka hingga mengantarkan sampai ke pemakaman. ( Pendim-0736 ).

Cucu bermain korek Api, ruang tamu dilalap Si Jago Merah


Batang, Bawang - Lepas dari pengawasan orang tua, kedua anak yaitu Arka 3 tahun dan Irza 4 tahun bermain korek api gas diatas kursi busa ruang tamu rumah milik bapak Nepan 54 tahun Dukuh Kalikuning Rt 06/ Rw 03, Desa Pangempon Kec. bawang Kab. Batang, Senin (16/3/20).

Saat ditemui Babinsa Desa Pangempon Serka Purwanto, Bapak Nepal menjelaskan kejadian bermula saat Bapak Nepan sedang kebelakang untuk mengambil air minum buat cucunya Arka yang minta air minum, tidak disangka Irza cucunya yang satunya bermain korek api gas yang diletakkan Bapak Nepan diatas meja ruang tamu. 

Saat Bapak Nepan keluar dari dapur sambil membawa air minum,  Kakek dua cucu itu kagen melihat sofa sudah keadaan terbakar dan meliat kedua cucunya berdiri disamping sofa yang terbakat. 

Dengan cekatan Bapak Nepan mengendong kedua cucunya untuk keluar rumah sambil berteriak minta tolong kebakaran kepada tetangga. 

Mendengar teriakan kebakaran, warga yang berada disekitar rumah Bapak Nepan berdatangan untuk membantu memadamkan Api yang sudah membakar sofa serta barang - barang di ruang tamu dengan alat seadanya. 

Setelah berjibaku dengan alat seadanya akhirnya Api dapat dipadamkan sehingga tidak merembet ke seisi rumah, cuma ruang tamu saja yang terbakar.

Saat di konfirmasi via Handphone oleh anggota Penerangan Kodim, Danramil 04/Bawang Kapten Inf Amin membenarkan atas kejadian kebakaran tersebut. 

Memang betul telah terjadi kebakaran ruang tamu rumah Bapak Nepal, itu di sebabkan oleh korek api gas yang buat mainan Arka dan Irza cucu bapak Nepan sendiri. 

Korban jiwa tidak ada, namun saat dikonfirmasi ke Bapak Nepan, dia mengatakan kerugian materi ditafsir sekitar 7.000.000,- yaitu berupa sofa serta plafon ruang tamu yang terbakar." Terang Kapten Inf Amin".

(Pendim 0736)

Bupati Batang Nyatakan Belum Ada Status Untuk Covid-19


BATANG- Pemerintah Kabupaten Batang belum menyatakan status apapun untuk covid-19. 
Kendati di Jawa Tengah sudah ada satu orang meninggal dunia terpapar korona berasal dari Solo,  dan dua masih di rawat di rumah sakit Mawardi Solo. 

"Belum ada status, yang terpenting intruksi pemerintah pusat kita laksanakan karena sudah menjadi pandemi harus kita lakukan langlah - langkah pencegahan," kata Bupati Wihaji usai rakor antisipasi pencegahan pandemi korona di Dinas Kesehatan Batang, Sabtu (14/3/2020).

Langkah antisipasinya agar setiap kantor pelayanan dan sekolah - sekolah di Kabupaten Batang untuk menyediakan hand sanitizer. 

"Dalam rapat koordinasi ini semua lintas sektoral kita undang, seperti TNI, Polri, kepala Puskesmas, dr paru RSUD Kalisari Batang selaku tim gerak cepat covid-19 untuk membuat gerakan bersama jangan panik, tapi kita lawan dengan hidup sehat dan bersih," kata Wihaji.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang mengatakan rapat koordinasi ini sebagai langkah antisipasi dan mempersiapkan kondisi pandemi covid-19 yang sudah mendunia. 

"kita harus waspada karena sudah menjadi pandemi diseluruh dunia, maka kita sudah petakan melalui tenaga surveilans kesehatan masyarakat untuk pengumpulan, analisis, dan interpretasi data secara terus menerus dan sistematis ditingkat Puskesmas" Katanya.

Dr. Mukhlasin juga menjelaskan tenaga surveilens saat ini melakukan pemantauan terhadap tenaga kerja asing dan tenaga kerja Indonesia yang pulang ke Batang.

"Kalau memang ada indikasi yang mengarah mirip gejala covid-19 kita langsung kunjungi dan amati sebagai orang dalam pantauan.

"Kalau ada indikasi kita pantau selama 14 hari, apakah terjadi batuk,pilek, dan suhu panasnya mencapai 38 derajat lebih. Kita amati sampai 14 hari kalau pun belum sembuh kita amati terus, kalau ada perbaikan kita lepas," jelas Wihaji.

Dijelaskan pula, bahwa di Kabupaten Batang orang yang masih dalam pemantauan ada tiga dengan sakit batuk pilek, riwatnya ada yang baru pulang sebagai TKW dari Singapura.

"Orang dalam pemantauan TKW hanya satu tapi sakitnya batuk pilek yang menular ke dua saudaranya, untuk kondisinya sudah membaik," tutupnya.(Red)

Kemenag Mengajak Dengan Safari Sholat Jumat Agar Jama'ah Menjaga tali Silaturrahmi dan Selalu Guyup Rukun






BATANG - Kemenag Kabupaten Batang bersama TNI - Polri adakan safari sholat Jumat. Safari Shalat jumat secara rutin ini bertempat di Masjid Nurul Huda, Desa Babadan, Kecamatan Limpung. Kamis (13/3)

Upaya ini bertujuan untuk mempererat tali silaturrahmi antara TNI - Polri dan Kemenag dengan masyarakat, selain itu juga mengajak jama'ah agar hidup selalu guyup rukun. 

Sebelum sholat jum'at, diawali dengan pelaksanaan khotbah sebagai khotib Serma Zaenal (anggota Kodim Batang) dan dilanjutkan Sholat Jumat berjamaah di Masjid  Nurul Huda.

Usai melaksanakan melaksanakan Sholat Jum'at  bejama'ah Kepala Kemenag Kabupaten Batang diwakili kasi urais menuturkan, " Kami dari tim safari sholat jumat yakni melaksanakan silaturrahmi kepada jama'ah sholat jumat pada khususnya, serta kepada masyarakat limpung pada umumnya. Tanpa silaturrahmi seperti ini kami kolaborasi Kemenag, TNI - Polri serta masyarakat tidak pernah akan ketemu, "tuturnya

Lanjutnya, disamping itu juga melalui sholat jumat hubungan kita kepada Alloh Swt meningkat. Semoga juga hubungan manusia dengan manusia tetap guyup rukun, selanjutnya berkaitan dengan radikalisme dan intoleransi kita semua tidak terpapar dengan adanya seperti itu. 

Kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada para mustahiq yang berjumlah 50 orang, juga penyerahan bantuan berupa uang tunai untuk pembangunan masjid Nurul huda. 

Terlihat pada kegiatan, Kepala kementrian Agama Batang diwakili kasi urais Bapak Slamet, Kasdim 0736/Btg Mayor Inf Raji, 
Danramil 02/Lpg, Kapten Inf Noor Rofiq beserta anggota, Kapolsek Limpung, AKP Donni Krestanto, S.Kom beserta anggota Sekcam Limpung, Kepala KUA Kecamatan Limpung,Junaidi beserta anggota Kades Babadan beserta perangkat Jamaah Masjid Nurul Huda. (Pen-dim 0736/Btg)

Bangkitkan Semangat Patriotisme, Forkopimda Batang Bagikan 14.500 Bendera Merah Putih

  Batang - Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke-78, Pemerintah Daerah Kab. Batang membagikan bendera merah putih secara simbolis ...