BATANG,- Bupati Batang Wihaji mengatakan, daftar calon penerima program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH ) ada sebanyak 51.000.
Ia pun menyatakan, dalam setiap tahunnya rata – rata program bedah rumah bisa mencapai sekira 1.000 rumah yang di bangun.
“Untuk tahun ini karena lagi kena Pandemi Covid-19 yang kita bedah hanya 750 rumah,” kata Wihaji saat membuka acara Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) di Kantor Desa Tembok Kecamatan Limpung, Selasa (2/3/2021).
Ia pun mengatakan, daftar tunggu penerima program tersebut sangat banyak. Oleh sebab itu, ia akan menyeleksi penerima bantuan sesuai skala prioritas.
“Daftar tunggu 51.000 ini kalau kita hitung setahun 1.000 rumah sehingga butuh 50 tahun untuk menyelesaikannya,” ungkap Wihaji.
Program RTLH dari Pemerintah Pusat, kata dia, difokuskan pada program Kota tanpa Kumuh (Kotaku) di Kecamatan Batang.
“Tahun 2018 untuk Program dari pusat kita fokuskan di Desa Mojotengah Kecamatan Reban satu kampung RTLH selesai, lalau Keluarahan Karangsem Selatan dan Karangasem Selatan,”pungkasnya.
Kalau yang dari bantuan Provinsi Jateng program RTLH nya di bagi setiap desa menerima 3 program tersebut, lanjutnya.
“Dari program Kabupaten kita prioritaskan yang betul – betul usulan dari masyarakat yamg memang tidak layak huni,”pungkasnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar