Minggu, 04 Juli 2021

Sukseskan PPKM Darurat, Polres Batang Terjunkan Ratusan Personel


 Batang - Kepolisian Resor Batang menerjunkan ratusan personel untuk menyukseskan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk percepatan penanggulangan penyebaran COVID-19 di Kabupaten Batang.

Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka menyampaikan, pihaknya menerjunkan 400 personel yang secara masif melakukan patroli ke seluruh wilayah.

“Kalau ada objek wisata yang masih buka dan tiga orang berkerumun, akan kami bubarkan,” tegasnya, usai meninjau vaksinasi, di PT. Apparel Indonesia, Kabupaten Batang, Sabtu (3/7/2021).

Lebih lanjut Kapolres menuturkan, khusus untuk rumah makan maupun kafe, Bupati Wihaji juga telah menyampaikan, hanya diperbolehkan pesan antar, konsumen tidak diperkenakan makan di tempat.

“Personel terus berkeliling menggunakan mobil untuk menyosialisasikan PPKM Darurat di Kabupaten Batang secara serentak hingga ke tingkat Polsek,” bebernya.

Bupati Batang Wihaji menegaskan, untuk menekan penyebaran pandemi COVID-19, Pemda bersama TNI/Polri tidak akan banyak bicara, tetapi langsung bergerak serentak.

“Tidak ada diskusi, tidak ada kompromi, pelajari dan Forkopimda melaksanakan,” tandasnya.

Selama PPKM Darurat, Sejumlah Obyek Wisata di Kota Batang Ditutup


 

 

Batang --  Semenjak diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak tanggal 3 sampai 20 Juli 2021, Sejumlah Obyek Wisata di Kota Batang diminta untuk menutup operasionalnya.


Untuk mengoptimalkan penerapan PPKM Darurat di Kabupaten Batang petugas gabungan yang terdiri dari Kodim 0736 Batang, Polres Batang, Satpol PP bersama Disparpora menggelar penertiban sarana umum yang menimbulkan keramaian.


Saat menampingi tim gabungan, saat menertibkan sejumlah warung, di tepi Pantai Sigandu, Kabupaten Batang, pada Minggu (4/7/21), Sekretaris Disparpora Kabupaten Batang, Suprayitno menyampaikan, obyek wisata yang ada di Batang untuk sementara semuanya ditutup. 

 

“Kalau tetap nekat buka, kami akan menutup izinnya,” tegasnya, 


Beberapa obyek wisata yang berada di bawah naungan Disparpora, sudah menutup sesuai arahan Bupati Batang.

“Ada pantai Sigandu, Ujungnegoro, THR Kramat dan obyek wisata Bandar. Sedangkan kafe-kafe yang ada di tepi pantai, bukan wewenang kami, hanya saja tetap diberi pembinaan, karena itu merupakan binaan Disperindagkop,” ungkapnya.


Ia menegaskan, apabila mereka tetap membandel, tim yang terdiri dari TNI/Polri, Dislutkannak, Disperindagkop, Disparpora bersama jajaran aparat setempat akan menindak tegas.


“Alternatifnya supaya tetap dapat penghasilan, kafe-kafe bisa tetap menerima pesanan, tapi dengan fasilitas antar, pembeli tidak boleh makan di tempat,” imbaunya.


Sementara itu tim gabungan mulai menertibkan sejumlah pedagang dan warga yang tetap nekat beraktivitas di sarana umum, mulai dari Kawasan Car Free Day, Bendungan Kramat, Pasar Sedondong.


Penertiban disertai imbauan agar pedagang menutup lapak dagangannya dan warga diminta kembali ke rumah.

Namun petugas masih memberikan toleransi bagi warga yang membeli makanan untuk dibawa pulang, sehingga tidak menimbulkan kerumunan.


Salah satu pengunjung, Budi dari Kota Pekalongan mengutarakan, ia bersama keluarga tetap nekat berwisata ke kafe karena mencari suasana yang nyaman di tepi pantai.


“Kami ke sini niatnya kan cuma nyari sarapan di pinggir pantai sambil berjemur biar sehat. Kalau di Pekalongan kan warungnya biasa, nggak kayak di sini pinggir pantai lebih enak,” ungkapnya.


Menurutnya, sebaiknya kafe di pinggir pantai tetap dibuka saja, asalkan tetap menjaga jarak aman dan tidak berkerumun. Tapi karena diminta bubar, akhirnya bersedia pulang ke rumah.

 

Sementara penjual makanan kecil, di Bendungan Kramat, Fatimah mengatakan, sebenarnya para pedagang sudah mengetahui kalau pemerintah menerapkan PPKM Darurat, namun karena tuntutan untuk memenuhi kebutuhan, akhirnya nekat buka lapak.


“Kalau dulu waktu normal di hari Minggu bisa dapat Rp100 ribu, tapi karena ditertibkan ya dagangan saya baru laku Rp30 ribu. Gimana lagi mas, nunggu nasib saja,” ungkapnya.


Penertiban juga dilakukan hingga ke tingkat Polsek dan Koramil di seluruh Kabupaten Batang, agar penerapan PPKM Darurat berjalan dengan lancar hingga 20 Juli mendatang.


Kegiatan pemantauan dan penertiban juga dilakukan tim gabungan tiap pagi dan malam hari, dengan mengedepankan sosialisasi kepada para pedagang dan warga. 


(Pen- 0736 Batang/Hery)

Sabtu, 03 Juli 2021

PPKM Darurat, Dandim Bersama Bupati Dan Kapolres Sidak Tempat Wisata


 

Batang -- Dandim 073 Batang Letkol Arah Yan Eka Putra bersama Bupati Batang Wihaji dan Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka Sidak Tempat Wisata di Pantai Sigandu, Klidang Lor, Batang. Sabtu (3/7/21) sore.


Menindaklanjuti perintah Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang memutuskan bahwa mulai tanggal 3 juli sampai dengan 20 Juli 2021 diberlakukan PPKM Darurat. Dengan lonjakan kasus Covid- 19 yang semakin meningkat di wilayah Jawa dan Bali. 


PPKM Darurat ini hanya diberlakukan di wilayah Jawa dan Bali, menindaklanjuti hal tersebut, Dandim 0736 Batang bersama Bupati Batang Wihaji dan Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka melaksanakan sidak ke tempat wisata.


Salah satu tempat wisata yang di sidak adalah pantai Sigandu Klidang Lor Batang, Kafe - kafe dari pantai Sigandu hingga ke pantai di wilayah ujung negoro, jalur ke arah selatan yang melewati Satlantas Batang juga sementara ikut di tutup. Guna memutus penyebaran Covid- 19 penerapan PPKM Darurat akan di laksanakan hingga batas akhir 20 Juli 2021.


Patroli gabungan terus dilaksanakan dengan pengecekan tempat - tempat wisata, pusat perbelanjaan dan tempat fasilitas umum lainnya. Tidak hanya itu saja, namun aktivitas warga yang menimbulkan kerumunan, orang yang melaksanakan hajatan dalam pelaksanaannya dihadiri maksimal 30 orang dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.


(Pen- 0736/Batang)

Pemberlakuan PPKM Darurat, Petugas Gabungan Kota Batang Pantau Fasilitas Umum


 

 

Batang -- Petugas gabungan menggelar sosialisasi sekaligus pemantauan terhadap fasilitas umum, terkait penerapan PPKM Darurat di Kota Batang. Tim terdiri dari TNI - Polri, Satpol PP, Disparpora, LPPL Radio Abirawa FM.

 

Disamping itu tim juga melakukan penyemprotan disinfektan di obyek-obyek vital. Lokasi yang disasar antara lain sarana publik seperti Alun-alun, Jalan - jalan protokol pasar induk kota batang, minimarket dan obyek wisata Pantai Sigandu.


Kasat Binmas Polres Batang AKP Busono menyampaikan, pantauan ini dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Sasarannya seluruh Kabupaten Batang, maka untuk memaksimalkan kami menerjunkan tim juga di tiap Polsek bersama Koramil setempat, supaya ikut memantau jalannya PPKM Darurat,” tegasnya, saat ditemui di Jalan Veteran Kabupaten Batang, Sabtu (3/7/2021).


Pihaknya akan menyasar sarana-sarana umum yang ditemukan kerumunan, dengan langsung dibubarkan. “Untuk pasar tradisional diimbau tutup pukul 14.00 WIB, minimarket tutup pukul 20.00 WIB,” imbaunya.


Kepala Satpol PP Batang, Fathoni mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan seluruh instansi terkait, untuk menegakkan PPKM Darurat Jawa Bali. “Jika sosialisasi ini tetap tidak diindahkan, maka akan berurusan dengan petugas, untuk diberikan sanksi yang lebih tegas, seperti penutupan,” tegasnya.


Rute yang ditempuh 20 kilometer yakni Alun-alun, Jalan Yos Sudarso, Karangmalang, RE Marthadinata, Pasar Batang, Pantai Sigandu, Ujungnegoro, Gajah Mada, Pasekaran, RSUD Kalisari.


“Pandemi ini bukan penyakit perorangan tapi bersifat massal, maka gerakannya secara keseluruhan. Sangat diwajibkan pengertian dari seluruh komponen masyarakat, baik pelaku bisnis maupun pekerja untuk selalu menjaga protokol kesehatan, agar ledakan persebaran pandemi ini tidak membabi butam” imbaunya.


Sementara itu, Kepala Seksi Kehumasan dan Kemitraan Komunitas, Agung Megantoro menambahkan, sosialisasi ini masyarakat akan lebih mengetahui tentang PPKM Darurat,  yang diberlakukan mulai 3-20 Juli.


“Hari ini kami ikut menyosialisasikan PPKM Darurat menggunakan mobil siaran keliling mengikuti rute bersama rombongan tim gabungan,” ujarnya.


Disisi lain untuk mengoptimalkan sosialisasi tersebut, menggunakan iklan layanan masyarakat, agar pendengar di mana pun berada bisa mendengarkan.

“Apalagi saat ini daya siar kami akan lebih luas karena menggunakan fasilitas siaran streaming yang bisa menjangkau seluruh pelosok bahkan nasional,” tandasnya. 


(Pen- 0736/Batang)

Jumat, 02 Juli 2021

Pemerintah Kabupaten Batang Akan Terapkan PPKM Mikro Darurat


 

Batang -- Aturan baru Menko Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, mengumumkan tentang pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Darurat. Aturan ini mulai berlaku tanggal 3 Juli 2021 hingga 20 Juli 2021 untuk wilayah Jawa dan Bali.


Untuk menindaklanjuti pernyataan tersebut Pemerintah Kabupaten Batang bersama unsur Forkopimda menggelar rapat koordinasi di Aula Bupati Batang, pada Jumat (2/7/21) akan terapkan PPKM Mikro Darurat terhitung mulai 3 juli 2021 hingga 20 juli 2021 mendatang. 


Bupati Batang Wihaji menyatakan, Bahwa apa yang menjadi intruksi menteri tetap kita pelajari dan dilaksanakan apa yang menjadi kewajiban dalam rancangan intruksi menteri melaksanakan PPKM Mikro Darurat.


''PPKM Mikro Darurat kalau perlu kita terapkan sampai tingkat RT, mulai tanggal 3 juli 2021 hingga tanggal 20 juli 2021, untuk sementara kita liburkan dan tiadakan semua kegiatan yang ada di Kabupaten Batang, termasuk tempat-tempat wisata ditutup'', ungkapnya 


Lanjut Bupati Batang disampaikan juga, untuk tempat ibadah yang berada di zona merah untuk sementara waktu juga di tutup, kegiatan beribadah sementara dilakukan dirumah sendiri-sendiri sambil menunggu instruksi dari menteri dalam negeri.


Tapi Kita masih petakan pemberlakuan loukdown tingkat RT, terutama yang berada di enam kecamatan, khususnya di Desa Mentosari Kecamatan Gringsing, selanjutnya akan dilokalisir.


''Pemkab juga sudah menyiapkan wisma atlit sebagai rumah sakit darurat, kalau memang sudah tidak mampu kita gunakan rumah sakit RSUD Kalisari. Percepatan vaksinasi juga sudah kita laksanakan secara keroyokan, Pemkab, TNI-Polri hingga mencapai 3500 / hari'', Bebernya


Sementara Dandim Batang Letkol Arh Yan Eka Putra S. Sos mengatakan, Terkait pelaksanaan PPKM Mikro Darurat, kami dari TNI-Polri akan mendukung sepenuhnya kegiatan tersebut. 


Akhir-akhir ini kita sudah melaksanakan percepatan vaksinasi, baik oleh TNI-Polri dan Dinas Kesehatan, semua sudah bekerja semaksimal mungkin. 


''Untuk pengetatan tentunya kita perlu kerja sama dari semua unsur. TNI-Polri tentunya siap untuk mendukung penerapan loukdown sampai tingkat Rt. Bagi tingkat Rt yang zona merah atau oranye kita siapkan posko, sehingga ada tanggung jawab bersama dari masyarakat setempat untuk menjaga lingkungannya. Jadi bukan pemerintah saja, akan tetapi warga juga turut andil dalam membatu penanganan Covid- 19, sehingga kedepannya dapat berjalan sesuai harapan dan mencapai hasil yang semaksimal mungkin'', terang Dandim. 


(Pen- 0736/Batang)

HUT Bhayangkara Ke- 75, Dandim Batang Berikan Kejutan Kapolres Batang


 


Batang -- Berbagai upaya untuk menjaga kekompakan dan sinergitan TNI-Polri terus dilakukan baik oleh jajaran TNI maupun Polri yang bertugas di wilayah Kabupaten Batang.


Momen peringatan HUT Bhayangkara ke-75, dimanfaatkan Dandim 0736/Batang Letkol Arh Yan Eka Putra untuk memberikan kejutan bahagia kepada Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka.


Sekitar pukul 06.00 Wib Dandim beserta rombongan Para Perwira staf dan perwakilan anggota Kodim menggeruduk rumah dinas Kapolres Batang, pada Kamis (1/7/21)


Sontak membuat Kapolres Batang terkejut, namun kedatangan Dandim bersama rombongan akan memberikan surprise ucapan selamat pada momentum HUT Bhayangkara Ke- 75 kepada Kapolres Batang. 


Saat acara berlangsung Dandim 0736 Batang Letkol Arh Yan Eka Putra mengucapkan selamat, sambung Dandim, kedatangan kami ke rumah dinas Kapolres ini dalam rangka untuk memberikan kejutan dan merayakan terkait peringatan HUT Bhayangkara Ke- 75.


Tak ketinggalan juga Dandim Batang memberikan sebuah kejutan berupa kue tart dan nasi tumpeng yang di terima langsung oleh Kapolres Batang.


''Semoga dengan transformasi Polri yang presisi dapat mendukung percepatan penanganan covid- 19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia Maju''.


Tidak lupa juga semoga sinergitas yang selama ini sudah terjalin, semakin solid dan mantab. ''Sekali lagi kami mengucapkan selamat hari Bhayangkara Ke- 75 semoga Polri semakin jaya dalam pengabdian kepada Negara dan Bangsa'', tutup Dandim .


Sementara itu Kapolres Batang mengucapkan terimakasih banyak kepada Dandim dan jajaran Kodim 0736 Batang yang telah menyempatkan waktunya dan memberikan kejutan di hari Bhayangkara Ke- 75.


''Semoga Sinergitas TNI-Polri semakin solid dan kompak, mari kita bekerja bareng-bareng antara TNI, Polri dan Pemerintah Daerah untuk memerangi Covid- 19 agar virus cepat bisa diatasi'', pungkas Kapolres AKBP Edwin Louis Sengka.


(Pen- 0736/Batang)

Tim Satgas COVID-19 di Tersono Keliling Kampung Lakukan Penyemprotan Disinfektan


 Batang - Upaya pencegahan penyebaran COVID-19 terus dilakukan Tim Satuan Tugas penanggulangan virus corona kecamatan Tersono intensifkan penyemprotan disinfektan diwilayahnya.

 

Dengan menggunakan 1 kendaraan roda empat membawa 20 tangki cairan isinfektan, tim Gugus tugas menyisir rumah-rumah di desa Tersono. 
 
Tak hanya lakukan penyemprotan, namun tim yang terdiri dari Anggota Polsek Tersono, Koramil 06 Tersono, kecamatan Tersono dan relawan COVID-19 desa setempat juga menyampaikan imbauan kepada warga desa untuk selalu disiplin protokol kesehatan guna menekan laju angka kasus COVID-19.
 
Kapolsek Tersono Polres Batang IPTU Erdy Nuryawan mengatakan bahwa pihaknya bersama instansi terkait lainya selalu bersinergi untuk meminimalisir penyebaran COVID-19.
 
Oleh karena, kami mengimbau masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.
 
"Apabila tidak ada kegiatan diluar rumah yang begitu penting lebih baik dirumah saja agar terhindar paparan COVID-19," kata Kapolsek  IPTU Erdy pada Rabu (30/6/2021).
 
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung mensukseskan pemberlakuan pembatasan Kegiatan Masayarakat (PPKM)  berbasis mikro yang ada di desa sebagai upaya pemerintah untuk menekan laju angka COVID-19.
 
Kepala Desa Tersono Abdul Mukti mengapresiasi Satuan Tugas COVID-19 kecamatan dalam pelaksanaan  penyemprotan disinfektan di desanya.
 
"Terima kasih kami ucapkan kepada TNI Polri dan segenap tim relawan Gugus COVID-19 kecamatan Tersono yang telah peduli pada keselamatan warga dengan melakukan penyemprotan disinfektan didesanya," ujarnya.

Bangkitkan Semangat Patriotisme, Forkopimda Batang Bagikan 14.500 Bendera Merah Putih

  Batang - Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke-78, Pemerintah Daerah Kab. Batang membagikan bendera merah putih secara simbolis ...